Sohib, judul diatas sebenarnya hanya pengalihan nama dari judul aslinya Sekali Lagi Kena Ban. Simak kisah berikut ini:
Beberapa waktu lalu blog pribadiku terkena ban google karena ditengarai terdaftar di link yang dianggap sebagai malware. Dengan kata lain, ada backlink yang berasal dari malware. Singkat cerita, semua file lama aku export dan aku buat blog baru.
Baru berjalan sehari, kali ini blog pribadiku harus kena ban oleh WordPress (WP) sendiri. Ternyata, tidak hanya mesin pencari yang alergi dengan link affiliate, WP pun sekarang lebih ketat menerapkan peraturannya. Bahkan semua file hasil export-import musnah sama sekali.
Sebagai introspeksi, aku sempatkan mampir ke halaman TOS-nya WP bagian advertising. Dan memang sekarang aturannya lebih ketat. Sebelum merebak model bisnis afiliasi, pasang banyak affiliate link pun tak masalah. Tapi jaman sudah berubah wahai sohib. Biar aman, perhatikan pesan WP berikut ini:
- Dilarang memasang Adsense, Chitika, TextlinkAds atau iklan apapun.
- Dilarang memasang iklan yang mengandung unsur PayPerPost, ReviewMe, dan Smorty.
- Dilarang memasang affiliate link seperti usercash, clickbank, cashrosks, payingcash, clicktrackers, atau iklan yang mengandung kalimat “Saya bisa menghasilkan jutaan dari internet dan Anda pun bisa” dengan berbagai variasinya.
- Dilarang memasang MLM, network marketing, cash gifting dan teman-temannya
Dan kabar gembiranya, sohib jangan sedih dulu dengan ‘barang haram’ di atas. WP masih membolehkan memasang iklan tersebut jika menggunakan top level domain, baik yang hosting sendiri atau tetap menggunakan hosting wordpress dikenal dengan istilah custom domain. Menurutku, WP mengajarkan kita prinsip no pain no gain. Kalo mau cari duit, modal dikit donk. Gitu kira-kira terjemahannya.
Dengan beberapa larangan diatas, mari kita lihat sisi positifnya. WP menginginkan blogger yang menggunakan WP benar-benar menggunakannya untuk kepentingan bermutu alias tidak sekedar cari duit saja. Supaya masyarakat lebih cerdas dan membagi kecerdasan pada masyarakat luas. Biar gak salah paham, aku tegaskan lagi bahwa aturan ini berlaku untuk blog subdomain.wordpress.com. Dan akhirnya, happy blogging.


16.17
dokumentasi dunia by agus synyster
0 komentar:
Posting Komentar